Reskrim Tetapkan Satu Tersangka dalam Kasus Pencurian Arca

Senin, 26 Agustus 2019 : 21:18
KARANGANYAR - Penyidik Satuan reserse dan criminal (Sat Reskrim) Polres Karanganyar, menetapkan 1 orang tersangka dari 3 orang yang diamankan dalam kasus dugaan pencurian arca di Sendang Bancolono, yang tejadi pada hari Jumat (23/08/2019) lalu.

Satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut diketahui bernama AB. Sebelumnya, dalam kasus dugaan pencurian ini, warga mengamankan 3 orang yang diduga membawa kabur arca yang berada di Dusun Tlogodlingo, Desa Gondosuli, kecamatan Tawangmangu.

Tiga orang yang diamankan tersebut, masing-masing, AB (46) warga Magetan yang bekerja sebagai petugas keamanan salah satu perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Timur, SH (47) warga Magetan, petugas keamanan salah satu Bank serta AH (43), seorang buruh, juga warga Magetan, Jawa Timur.

Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, melalui Kasat Reskrim, AKP Dwi Haryadi, melalui telepon selularnya, kepada kricomnews.com (hariankota grup) mengatakan, penetapan satu tersangka ini dilakukan melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi.

Menurut Kasat Reskrim, dari hasil pemeriksaan yang dilakaukan, otak aksi pencurian tersebut adalah AB. Sedangkan dua orang lain yang, yakni SH dan AH, serta satu orang anak kecil, hanya diajak oleh AB untuk jalan-jalan.

“Kita menetapkan AB sebagai tersangka dan langsung kita tahan. Sedangkan dua lainnya, yakni SH dan AH, hanya diajak jalan-jalan dan tidak mengetahui jika ternyata AB melakukan aksi pencurian,” jelas Kasat Reskrim, Senin (26/08/2019).

Aksi pencurian benda bersejarah berupa kepala arca di Sendang Bancolono, yang berada di Tlogodlingo, Rt 04/Rw 07, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, yang terjadi pada hari Jumat (23/08/2019) berhasil digagalkan warga sekitar.

Para pelaku yang terdiri dari 3 orang tersebut, saat ini, diamankan di Mapolres Karanganyar berikut barang bukti berupa kepala patung, sebuah palu besar, slempang, warna hitam bergaris, serta satu unit mobil jenis Honda warna merah Nopol AE 1912 BX.

Reporter: Iwan Iswanda
Editor: Awang
Share this Article
Previous Article
Next Article
Copyright © 2019 Kricomnews - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com