Penghargaan Kembali Datang untuk Sutopo Purwo Nugroho, Ini dari IJTI

Kamis, 11 Juli 2019 : 21:18
KRICOMNEWS - Almarhum Sutopo Purwo Nugroho Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB kembali mendapatkan penghargaan atas dedikasinya selama ini memberikan informasi terkait bencana di tanah Air.

Setelah semalam Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) melalui ketuanya Ishadi SK sambangi rumah almarhum di Boyolali untuk memberikan penghargaan, kali ini Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) melakukan hal serupa.

Ketua IJTI, Imam Wahyudi sebut apa yang sudah dilakukan almarhum Sutopo selama hidupnya patut di tiru. Sosoknya dikenal memiliki loyalitas tanpa batas, dan terbukti dalam kondisi sakit tetap swmangat sampaikan informasi terkait bencana yang sedang terjadi.

"Kita harus teladani, beliau adalah pejabat publik yang patut dicontoh dalam menjalankan tugasnya," jelasnya kepada media, Kamis (11/7/2019).

Disamping itu sosoknya sangat terbuka pada media. Dalam memberikan penjelasan juga sangat gamblang dan transparan. Hal itu sangat memudahkan media untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Mardano dalam rombongan.

Baginya Sutopo merupakan sosok yang tidak tergantikan. Dedikasinya tidak perlu diragukan lagi. Dan sudah tepat kiranya Sutopo mendapatkan penghargaan atas dedikasinya selama ini.

"Mungkin bagi orang lain, dalam kondisi sakit (kanker stadium 4) sudah menyerah. Namun bagi pak Sutopo, tidak berlaku. Dalam kondisi sakit, dan harus menahan sakit tetap bekerja optimal," imbuhnya.

Doni Mardano juga sampaikan, pihak BNPB akan terus memberikan bantuan untuk membiayai pendidikan kedua putra almarhum Sutopo hingga perguruan tinggi. "Ada bantuan beasiswa kepada dua putra almarhum Pak Sutopo," tutur Doni.

Terkait kekosongan jabatan yang ditinggalkan Sutopo, Doni sampaikan pihaknya masih mencarinya. Siapa sosok yang tepat untuk menggantikan almarhum. Dan itu bukan sesuatu hal yang mudah.

"Tentunya kami butuh waktu, menggantikan sekaliber (orang) seperti sosok Sutopo tidak gampang. Bukannya tidak ada (nanti) pasti secara alami akan lahir sendiri Sutopo-Sutopo muda. Saat ini kami sedang berupaya mencari pengganti beliau," pungkasnya. (Sus/Tyo)
Share this Article
Previous Article
Next Article
Copyright © 2019 Kricomnews - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com