Misteri Bus Hantu "Flores" Ngehit Diera 90-an, Masih Ingat?

Rabu, 26 Juni 2019 : 20:25
Ilustrasi
KRICOMNEWS - Viral adannya seorang penumpang naik sebuah bus Bekasi-Bandung yang disebutnya bus hantu, bukanlah pertama kali terjadi. Cerita kemunculan bus hantu ini pun bagi warga kota Solo dan sekitarnya diera 90-an sering diceritakan banyak masyarakat.

Bahkan beberapa warga, mengaku sudah pernah naik bus hantu jurusan Yogyakarta - Surabaya ini. Rozak, warga Klaten ini pada kricomnews.com menceritakan bila kakak perempuannya tak sengaja pernah naik bus hantu ini.

Kejadian itu terjadi pada tahun 1994. Kala itu kakaknya masih kuliah di surabaya. Kakaknya itu bila hendak kembali ke Surabaya lebih memilih pulang malam hari dengan menggunakan bus.

"Kakakku itu kalau pulang ke Surabaya memilih malam hari dan naik bus. Soalnya, kalau berangkat malam, tiba di Surabaya, pagi hari dan masih bisa beristirahat sehari di kos," papar Rozak, mengawali cerita pada kricomnews.com, Rabu (26/6/2019).

Menurut Rozak, dirinya selalu mengantarkan kakaknya menunggu bus di daerah Prambanan. Hanya saja dirinya langsung kembali ke rumah setelah mengantarkan kakaknya itu.

Keesokan harinya, Rozak terkejut saat mendengar ibunya berteriak saat menerima telepon dari kakaknya. Saat ditanya, Ibunya bercerita kalau kakaknya itu sewaktu kembali ke Surabaya naik bus hantu.

"Pas awakmu muleh, jare mbakyu mu dia menyetop bus. Bus kui jenenge asing, Flores," ujar Rozak menceritakan kembali apa yang diucapkan ibunya.

Menurut Ibunya, sebenarnya kakaknya itu sudah merasakan hal aneh saat naik bus bernama Flores itu. Pasalnya, hampir semua penumpang di bus itu tertidur dan menggunakan pakaian putih. Termasuk supir dan kondektur bus.

Setelah duduk disalah satu kursi kosong dan membayar ongkos serta menerima kembalian, kakaknya itu seperti terhipnotis langsung tidur. "Pas bangun, kakakmu itu sudah ada di emperan terminal Bungurasih dan di kerubungi banyak orang," ujarnya.

Saat ditanya petugas terminal, kakaknya itu menceritakan semuannya. Dan menyebutkan nama busnya. Saat mendengar nama bus yang dinaiki kakakku, orang terminal tersenyum dan meminta kakakku untuk menunjukan uang kembalian yang dia terima.

"Sewaktu diambil dari dompet, uang kembaliannya itu berubah jadi daun. Dan kakakku itu tiba di Surabaya pukul 00.05 WIB. Padahal berangkat dari Prambanan itu pukul 00.00 WIB," terangnya.

Keberadaan bus Flores ini sudah sangat familiar di warga masyarakat Solo. Konon, bus ini mengalami kecelakaan saat mengantar rombongan stady tour tertabrak kereta api di perlintasan Purwosari, Solo

Dari cerita-cerita warga, didalam bus, ada anak kembar yang jadi korban. Dan nama anak kembar itu, hingga kini menjadi nama bus jurusan Surabaya - Yogyakarta menggantikan nama Flores yang semula digunakan perusahaan otobus ini.

Saat insiden itu hanya satu penumpang bus di rombongan itu yang selamat. Dan konon, bus hantu itu akan hilang selamanya bila penumpang yang selamat itu naik kedalam bus bernama Flores. (Uut/Tyo)
Share this Article
Previous Article
Next Article
Copyright © 2019 Kricomnews - All Rights Reserved
Design by Ginastel.com